Tulang bawang,Kabupaten Pertama Laksanakan Skrining Rheumatic Heart Disease

Tulang bawang,Harianposlampung.com – Ketua Yayasan Jantung Indonesia YJII Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza Bersama Ketua YJII Tulang bawang Herlinawati Qudrotul Menunjukkan komitmen serius Dalam memperkuat sistem kesehatan preventif dengan mengedepankan deteksi dini penyakit pada anak.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Skrining Rheumatic Heart Disease (RHD) atau Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang digelar di SDN 01 Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Penawar tama Kabupaten Tulang Bawang, Jumat 24 Juli 2026

Kegiatan ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Lampung, hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI).

Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode ekokardiografi atau USG jantung yang akurat, sehingga kelainan pada struktur dan fungsi jantung dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani dengan tepat.

Wakil Bupati Tulang Bawang, Hankam Hasan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya perlindungan kesehatan generasi penerus

.

Dalam sambutannya, Ketua YJI Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan skrining tersebut.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas upaya pencegahan penyakit jantung sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi.

Kami berharap kegiatan skrining ini menjadi langkah awal untuk memperluas deteksi dini penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung, sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan pemeriksaan sejak dini,” ujar Purnama.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Hankam Hasan menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Tulang Bawang sebagai lokasi pertama pelaksanaan skrining penyakit jantung rematik di Provinsi Lampung.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pendekatan pencegahan dan deteksi dini.

“Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sangat mendukung kegiatan ini. Pencegahan dan deteksi dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Hankam berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia dini.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Tulang Bawang, Herlinawati Qudrotul, S.H., menambahkan bahwa kesehatan jantung harus menjadi perhatian sejak anak-anak. Menurutnya, deteksi dini merupakan cara paling efektif untuk mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.

“Melalui kegiatan skrining ini, kita ingin memastikan kesehatan jantung anak-anak dapat diketahui sejak dini. Dengan pemeriksaan yang tepat, apabila ditemukan adanya indikasi penyakit, maka dapat segera dilakukan penanganan dan tindak lanjut,” ujarnya. ( ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *